NTU Singapura dan UGM Pasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Padukuhan Soropadan

Admin 28 Juli 2026 09:15:30 WIB

Yogyakarta, 15 Juli 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Nanyang Technological University (NTU) Singapura menyelenggarakan program ASEAN-NTU-UGM Summer School 2026 bertajuk Advancing Sustainable City Through Community Empowerment and Appropriate Technology in Yogyakarta, Indonesia. Melalui program tersebut, mahasiswa dari sembilan negara ASEAN melaksanakan aksi pengabdian kepada masyarakat dengan memasang lima unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Padukuhan Soropadan, Kalurahan Tirtomulyo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Rabu (15/7).

Kegiatan yang berlangsung pada 11–18 Juli 2026 ini merupakan bagian dari kolaborasi internasional yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, pertukaran budaya, dan implementasi teknologi tepat guna di masyarakat. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta SDG 11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan.

Penanggung jawab kegiatan, Dr. Ir. Akmal Irfan Majid, S.T., M.Eng., dari Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik UGM, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus berkontribusi melalui penerapan teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.

Peserta Summer School berasal dari sembilan negara ASEAN, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Laos. Mereka didampingi dosen dari UGM, NTU Singapura, serta perwakilan perguruan tinggi mitra di kawasan ASEAN.

Dalam kegiatan lapangan, peserta bersama masyarakat melaksanakan perakitan dan pemasangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (Solar Photovoltaic/Solar PV). Mereka juga berdiskusi dengan warga mengenai potensi pemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi penyediaan energi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Bantuan yang diberikan berupa lima set sistem PLTS untuk mendukung fasilitas penerangan dan operasional pompa air masyarakat. Sistem tersebut menggunakan panel surya tipe monocrystalline dengan konfigurasi rangkaian seri dan paralel sehingga mampu menghasilkan pasokan energi listrik yang optimal.

Melalui pemanfaatan teknologi ini, masyarakat diharapkan memperoleh sumber energi mandiri yang lebih hemat biaya sekaligus mendukung operasional sarana air bersih. Selain itu, instalasi PLTS menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan energi baru terbarukan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Program ini juga mempererat hubungan akademik dan diplomasi budaya di antara mahasiswa ASEAN melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait pembangunan berkelanjutan. Ke depan, tim UGM bersama pengurus setempat akan melakukan pendampingan dan pemantauan berkala terhadap performa sistem PLTS. Lokasi kegiatan di Kretek juga direncanakan menjadi kawasan percontohan (pilot project) pengabdian masyarakat berbasis energi bersih untuk program Summer School maupun Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM pada tahun-tahun mendatang.

Melalui kolaborasi ini, UGM dan NTU Singapura menunjukkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

 

***

Penulis: Widodo dan Ayyub Rizqullah

 

Komentar atas NTU Singapura dan UGM Pasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Padukuhan Soropadan

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Live Chat

Mbangun Desa


Kampung Wisata Gurami

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License