Wujud Rasa Syukur dan Semangat Gotong Royong Warga Gondangan Gelar Wiwitan
Admin 15 Juni 2026 14:47:53 WIB
Warga Padukuhan Gondangan Tirtomulyo kembali menggelar Upacara Adat Wiwitan, Minggu (14/06/2026) di Bulak Sembagi, Padukuhan Gondangan.
Upacara Adat Wiwitan yang diawali dengan kirab Gunungan juga dihadiri oleh Kepala Seksi Seni Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul Bapak Bagus Susilo Raharjo, Kepala BPP Kretek, Lurah Tirtomulyo, Bamuskal Tirtomulyo, Ketua LPMK Tirtomulyo dan Warga Padukuhan Gondangan.
“ Atas nama Permintah Kalurahan Tirtomulyo mengapresiasi kepada segenap warga Padukuhan Gondangan yang tahun ini kembali menggelar Upacara Adat Wiwitan, ini merupakan bentuk semangat gotong royong warga dan dengan harapan hasil memanam padi di tempat ini diberikan hasil yang melimpah”, ungkap Lurah Tirtomulyo Ridwan Anas.
Kami juga berupaya untuk tetap mendukung kegiatan tersebut dan berharap kegiatan adat ini tetap dilestarikan di Padukuhan Gondagan, tambah Ridwan.
Sementara itu, Kepala Seksi Seni Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul Bagus Susilo, bahwa kegiatan seperti ini juga mendukung dalam rangka penilaian Rintisan Desa Budaya yang dilaksanakan tahun ini, apabila tahun ini bisa lolos, tentu kami bisa ikut mengawal untuk memfasilitasi kegiatan Wiwitan di Padukuhan Gondangan untuk tahun berikutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kanjeng Yudho Sumarno, sekalu perwakilan Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa semangat kegiatan wiwitan diawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT mulai dari menanam, pada saat merawat tananamanya, dan sampai akan panen seperti ini. Kemudian dalam rangkian wiwitan para warga juga membuat sebuah gunungan ini merupakan bentuk semangat gotong royong, dan semangat rasa persaudaraan yang masih terjaga.
Lebih lanjut, upacara adat wiwitan juga dapat dimaknai dengan uri- uri 4 anasir dengan memiliki makna filosofi:
- Tanah (Bumi): Melambangkan unsur pembentuk, sifat sabar, tenang, dan kokoh.
- Air: Melambangkan cairan tubuh, sifat mengalir, menyejukkan, dan pembawa kehidupan.
- Angin (Udara): Melambangkan napas, simbol kelembutan, dan pergerakan
- Api: Melambangkan semangat, gairah, namun juga sifat amarah yang harus dikendalikan, jelas Kanjeng Yudho.
Komentar atas Wujud Rasa Syukur dan Semangat Gotong Royong Warga Gondangan Gelar Wiwitan
Formulir Penulisan Komentar
Live Chat
Mbangun Desa
Kampung Wisata Gurami
Tautan
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License














